Category: Uncategorized

  • Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Daerah Rawan Bencana

    Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Daerah Rawan Bencana

    Pemanfaatan lahan yang tidak sesuai dan tingginya intensitas aktifitas manusia dalam mengubah tata guna lahan akan mempertinggi tingkat resiko pada daerah rawan bencana tanah longsor. Keadaan ini terus berlangsung karena kurangnya tingkat kemampuan yang dimiliki oleh masyarakat dan pemerintah serta kebiasaan masyarakat menanam tanaman yang mengakibatkan tingginya tingkat resiko longsor.

    Adanya ketidakstabilan tanah pada suatu daerah dapat memberikan pengaruh yang bervariasi tergantung pada sifat, besar, dan jangkauan tanah longsor tersebut. read more

  • Waspada Reaktivasi Longsor Bagi Penduduk Yang Bermukim di Wilayah Longsor

    Waspada Reaktivasi Longsor Bagi Penduduk Yang Bermukim di Wilayah Longsor

    Bencana longsor menimbulkan trauma terhadap masyarakat karena mengakibatkan banyaknya korban jiwa, selain itu juga banyak kerugian yang disebabkan. Kerugian yang dihasilkan seperti kerusakan infrastruktur, pemukiman, lahan pertanian, serta menewaskan hewan ternak warga.

    Selain upaya untuk mengurangi resiko dari longsor, perlu diwaspadai juga resiko terjadinya longsor susulan.

    Menurut Dr. Ngadisih, normalnya resiko reaktivasi longsor bisa menurun jika lokasi longsor tersebut tidak diusik selama 20 tahun, karena itu merupakan waktu yang lama dan tidak menutup kemungkinan mempengaruhi daerah sekitarnya jadi untuk lahan pertanian di wilayah yang rawan longsor ini diperlukan perlakuan khusus jika tidak bisa jadi akan menyebabkan meningkatnya resiko longsor. read more

  • KM: Pengolahan Singkong dan Pisang Menjadi Aneka Roti Kering

    KM: Pengolahan Singkong dan Pisang Menjadi Aneka Roti Kering

    Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem Fakultas Teknologi Pertanian UGM kembali mengadakan pelatihan pengolahan singkong dan pisang. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 22 November 2017 di Balai Desa Selopamioro Kec. Imogiri Kab. Bantul. Sejumlah 16 warga Selopamioro antusias mengikuti pengolahan singkong dan pisang menjadi tepung dan aneka olahannya. Tim dari UGM terdiri dari 2 dosen dan 6 mahasiswa dari Lab. Teknik Pangan dan Pascapanen (TPP) serta 3 mahasiswa Maejo University – Thailand (program student exchange). read more

  • KM: Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem Dampingi Petani Manfaatkan Slurry Biogas

    KM: Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem Dampingi Petani Manfaatkan Slurry Biogas

    Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB), Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Yessa (Jepang) mengembangkan program pertanian berkelanjutan di Desa Selopamioro, Kec. Imogiri, Kab. Bantul. Program pertanian berkelanjutan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2017. Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam program ini adalah pemanfaatan limbah kotoran ternak sapi yang dikonversi menjadi gas metana dalam biodigester. Gas metana yang dihasilkan adalah sumber energi yang dapat digunakan sebagai bahan bakar kompor gas untuk keperluan memasak. Ahli Teknik Bioproses DTPB, Dr. Joko Nugroho WK telah mendampingi masyarakat dalam penggunaan teknologi biodigester. read more

  • KM:Singkongku Daya Hidupku: Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Teknik Pertanian untuk Desa Selopamioro

    KM:Singkongku Daya Hidupku: Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Teknik Pertanian untuk Desa Selopamioro

    Banyaknya impor bahan pangan dan berubahnya gaya hidup membuat produk-produk pangan dalam negeri tersingkirkan. Banyak orang  lebih memilih produk luar yang dipandang lebih baik dalam segi kualitas maupun kuantitasnya. Secara tidak langsung, hal tersebut mempengaruhi kondisi produsen pangan lokal home industry maupun kelompok wirausaha rumah tangga yang berskala kecil karena harus bersaing keras dengan produk impor yang semakin mendominasi pasar di Indonesia.
    Mahasiswa Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB) UGM yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa Teknik Pertanian (PERMATETA) menawarkan solusi yang dikemas pada kegiatan Sekolah Tani PERMATETA. Sekolah tani ini diselenggarakan tiga seri dengan rangkaian tema tentang mocaf. read more