Membangun Fasilitas Pendukung Agrotechno Edupark

Skip to main content
You are here:
< Back

Dalam suatu lokasi wisata tidak hanya mempertimbangkan berbagai wahana yang disajikan untuk para wisatawan. Dengan memperhatikan aspek ‘Sapta Pesona’ yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah, dan kenangan, berbagai fasilitas pendukung pun layak untuk diperhatikan dan diperhitungkan ketersediaannya dalam suatu lokasi wisata. Begitu pula pada agrotechno edupark, fasilitas pendukung harus tersedia dalam kaitannya dalam mendukung berbagai sarana dan prasarana yang ada pada agrotechno edupark. Beberapa fasilitas pendukung yang dapat disediakan pada agrotechno edupark, diantaranya:

  • Keamanan

Keamanan merupakan suatu hal yang fital dalam kehidupan. Begitu pula dalam sebuah pariwisata, terjaminnya keamanan dalam sebuah lokasi wisata akan memberikan kenyamanan tersendiri bagi wisatawan. Keamanan disediakan dari pihak pengelola agrotechno edupark atau dari lembaga keamanan luar.

  • Sanitasi

Ketersediaan tempat sanitasi penting adanya dalam suatu agrotechno edupark. Sanitasi ini penting kaitannya dalam kebutuhan kebersihan wisatawan terutama setelah melakukan kegiatan yang ada pada tiap wahana. Sanitasi yang dimaksud disini seperti toilet dan kran air yang tersedia di berbagai sudut..

  • Tempat ibadah

Tempat ibadah penting keberadaannya untuk memfasilitasi pengunjung dalam melaksanakan ibadah. Jika tidak ditemui masjid di sekitar wilayah agrotechno edupark dapat disediakan mushola atau sejenisnya.

  • Pos kesehatan

Ketersediaan pos kesehatan penting dalam mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang tidak terduga bagi para wisatawan. Pos kesehatan dapat dibangun dalam kawasan agrotechno edupark dengan tenaga medisnya atau cukup sekedar perlengkapan P3K.

  • Ketahanan Bencana

Suatu agrotechno edupark harus memiliki kesiapan dan ketahanan bencana. Beberapa aspek ketahanan bencana yang harus dimiliki suatu lokasi wisata adalah memiliki jalur dan lokasi evakuasi dan pemahaman pengelola dalam tanggap bencana.

  • Kantor Pusat Informasi dan Pelayanan

Kantor pusat informasi dan pelayanan penting dalam kaitannya memberikan dan menyebarkan informasi kepada wisatawan yang berkunjung.

  • Instalasi Kelistrikan

Ketersediaan instalasi kelistrikan penting kaitannya dalam menunjang berbagai wahana dan kebutuhan pengelola maupun wisatawan.

  • Kelayakan Akses Jalan

Kelayakan akses jalan harus tersedia untuk memudahkan proses yang terjadi pada agrotechno edupark, terutama untuk kemudahan dan kenyamanan wisatawan dalam menuju lokasi agrotechno edupark.

  • Transportasi dan Aksebilitas

Menyediakan kendaraan tour wisata untuk berkeliling sekitar lokasi. Kendaraan yang disediakan guna transportasi dapat berupa sepeda, motor trail, ataupun mobil jeep, yang sesuai dengan kondisi medan.

  • Rambu Petunjuk Arah

Rambu petunjuk arah berfungsi untuk memudahkan wisatawan untuk menjangkau lokasi agrotechno edupark. Terutama untuk lokasi wisata yang berada jauh dari jalan utama dan tidak terjangkau sinyal internet.

  • Lahan Parkir

Lahan parkir yang memadahi dibutuhkan dalam suatu lokasi wisata untuk memudahkan dan memberikan rasa aman pada wisatawan. Lahan parkir yang memadahi juga berguna agar kendaraan wisatawan tidak mengganggu akses jalan utama.

  • Kedai Kuliner

Kedai kuliner dapat berupa kantin, restoran, rest area, atau minimarket. Kedai kuliner tersebut dapat disediakan oleh pengelola agrotechno edupark, masyarakat lokal sekitar, maupun pihak investor.

  • Penginapan

Penginapan dapat disediakan untuk wisatawan yang ingin menikmati keindahan paket wisata dalam kurun waktu beberapa hari. Penginapan dapat disediakan dengan membangun homestay atau dari rumah-rumah masyarakat lokal.

  • Tempat pembuangan sampah pada setiap titik

Tempat pembuangan sampah disediakan untuk para wisatawan. Karena agrotechno edupark mengusung konsep pertanian presisi, maka perlu diperhatikan aspek kelestarian alam sekitar dengan menjaga kebersihan lokasi wisata.

 

Kontributor:
Mohammad Faizal Alim

Penulis adalah Mahasiswa Penelitian di Smart Agriculture Research Group, Laboratorium Energi dan Mesin Pertanian, Departemen Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada. Mengambil topik mengenai Knowledge Management System untuk Pengembangan Agrotechno EduPark.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.